Kontroversi Larangan Study Tour Disdikbud Jawa Tengah, Asita Solo Menyayangkan

- 19 Mei 2024, 19:05 WIB
Larangan study tour Disdikbud Jawa Tengah, menuai kontroversi. Asita Solo, menyangkan kebijakan tersebut
Larangan study tour Disdikbud Jawa Tengah, menuai kontroversi. Asita Solo, menyangkan kebijakan tersebut /Ilustrasi study tour/ Foto: Ist/KC/

KARANGANYARNEWS - Larangan mengadakan study tour yang dikeluarkan Disdikbud Jawa Tengah, teruntuk  sekolah negeri yang berada di bawah kewenangannya menuai kontroversi. Asita Solo, menyangkan kebijakan tersebut

Diberitakan beberapa media sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah tegas melarang sekolah negeri yang berada di bawah kewenangannya untuk menyelenggarakan study tour.

Menyusul terjadinya kecelakaan bus pariwisata yang mengangkut puluhan pelajar SMK Lingga Kencana, Depok, Jabar, tergelincir saat melewati jalan raya Desa Palasari, Sabtu 11 Mei 2024.

 Baca Juga: 8 Kolam Renang Tempat Padusan Paling Kece di Soloraya, Klaten Paling Instagramable

Kecelakaan lalulintas itu, mengakibatkan 11 orang meninggal dunia. Diperoleh keterangan, Bus Trans Putra Fajar bernopol AD 7524 OG yang membawa rombongan study tour pelajar SMK tadi, tidak terdaftar dan kir telah mati sejak tanggal 6 Desember 2023 lalu.

Ketua Association of Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) Solo,  Mirza Ananda menilai pemerintah harus mengkaji substansi kebijakan pelarangan study tour tersebut.

 

Selektif Menjalin Kerja Sama

Menurutnya, suatu kebijakan harus menyasar pada akar masalah yang ada. Terkait kecelakaan bus pariwisata yang terjadi, menurut dia yang harus diperhatikan adalah keselamatan dan keamanan kendaraan.

 Baca Juga: Perbandingan iPad Pro 2024 dan iPad Air 2024, Pilih Mana?

Halaman:

Editor: Kustawa Esye


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah