Berebut 3 Kuintal Ketupat: Catat tanggal dan Kehebohannya, Grebeg Syawalan Bukit Sidoguro Klaten

- 15 April 2024, 13:29 WIB
3 kuintal ketupat akan diperebutkan ribuan pengunjung dalam acra tradisi Grebeg Syawalan di Bukit Sidoguro Klaten
3 kuintal ketupat akan diperebutkan ribuan pengunjung dalam acra tradisi Grebeg Syawalan di Bukit Sidoguro Klaten /Foto: Jatengprov,go.id/

KARANGANYARNEWS - Catat, tanggal dan kehebohan acaranya. 3 kuintal ketupat,  dirangkai menjadi 25 gunungan ketupat, diperebutkan ribuan pengunjung dalam tradisi Grebeg Syawalan di Bukit Sidoguro, Desa Krakitan Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. 

Tradisi tahunan ini, diselenggarakan Pemkab Klaten setiap H+7 setelah Idul Fitri. Lebaran tahun 2024 atau Idul Fitri 1445 H kali ini, akan digelar Rabu, 17 April 2024 mulai pukul 09.00 WIB.

Kepala Disbudporapar Klaten, Sri Nugroho menjelaskan, selain 25 gunungan ketupat, 1.000 menu kuliner ketupat siap saji juga akan  dibagikan secara gratis kepada warga yang menghadirinya.

 

Melestarikan Warisan Leluhur

Sebelum diperebutkan ribuan pengunjung, 25 gunungan ketupat tak kurang seberat 3 kuintal tadi dikirabkan dari Gapura Bukit Sidoguro menuju panggung khormatan yang berada di puncak bukit yang berada di atas Rawa Jombor tersebut.

 Baca Juga: Ketupat Lebaran Syawal: Akulturasi Budaya Humanis Hindu Budha dan Islam

“Prosesi kirab 25 gunungan ketupat direncanakan  mulai pukul 09.00 WIB, diiringi kelompok musik rebana," kata Sri Nugroho kepada sejumlah awak media yang menghubunginya.

Puncak tradisi Grebeg Syawalan bukit Sidoguro, menurutnya akan dihadiri Bupati Klaten, Sri Mulyani, bersama Forkopimda. Rangkaian acaranya akan dimeriahkan juga penampilan tarian tradisional dan udik-udik.

Disebutkan, Grebeg Syawalan Bukit Sidoguro, merupakan tradisi tahunan yang diselenggarakan setiap H+7 Idul Fitri atau Lebaran. Rangkaian tradisi ini,  digelar sebagai upaya melestarikan warisan leluhur.

Halaman:

Editor: Kustawa Esye


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah