4 Tradisi Ngabuburit Unik di Indonesia, dari Balap Perahu hingga Panjat Tebing

- 30 Maret 2024, 23:03 WIB
4 tradisi ngabuburit unik di Indonesia, dari balap perahu hingga panjat tebing. Banyak kegiatan bisa dilakukan ketika ngabuburit, (Foto: Pixabay/Wallace769)
4 tradisi ngabuburit unik di Indonesia, dari balap perahu hingga panjat tebing. Banyak kegiatan bisa dilakukan ketika ngabuburit, (Foto: Pixabay/Wallace769) /
 
KARANGANYARNEWS - 4 Tradisi Ngabuburit Unik di Indonesia, dari Balap Perahu hingga Panjat Tebing. Ngabuburit merupakan istilah yang tak asing digunakan ketika momentum Ramadan tiba. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan kegiatan saat sore hari menjelang waktu berbuka puasa tiba. 
 
Tradisi ngabuburit ini biasa dilakukan mulai dari anak-anak, muda-mudi, dewasa, hingga orang tua di Indonesia. Biasanya, kegiatan ngabuburit dilakukan dari jam 15.30 hingga waktu magrib tiba.
 
Lalu, apa sih kegiatan ngabuburit itu? Ngabuburit berasal dari bahasa Sunda. Menurut Kamus Bahasa Sunda yang diterbitkan Lembaga Bahasa dan Sastra Sunda (LBSS), kata 'ngabuburit' berasal dari kalimat 'ngalantung ngadagoan burit', artinya 'bersantai sambil menunggu waktu sore.
 
 
Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ngabuburit atau mengabuburit artinya menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa pada waktu Bulan Ramadan. 
 
Banyak kegiatan bisa dilakukan ketika ngabuburit, seperti mencari takjil, jalan-jalan sore, mendengarkan kultum, dan lain sebagainya. Tradisi ngabuburit di Indonesia sangat beragam. 
 
Lantas, apa saja tradisi ngabuburit yang ada di berbagai wilayah Indonesia? Berikut uraiannya, dirangkum dari berbagai sumber.
 
 
1. Balap Perahu Layar
 
Tradisi Balap Perahu Layar bisa dijumpai di wilayah Surabaya. Masyarakat setempat yang tinggal di sekitar Pantai Kenjeren akan melakukan balap perahu mini. Perahu biasanya dihias berbagai pernak pernik untuk menambah keindahan.
 
2. Kumbohan
 
Kumbohan adalah tradisi ngabuburit yang ada di Lamongan. Kegiatan ini biasa dilakukan dengan berburu ikan munggut di sekitar Sungai Bengawan Solo. Jenis ikan diburu ada banyak, mulai dari ikan bader, keting, hingga bandeng.
 
 
3. Tradisi Bleguran
 
Bleguran merupakan salah satu tradisi unik asal Betawi. Bleguran adalah permainan dibuat dengan meniru model meriam kompeni.
 
Permainan ini dibuat dari bambu tua, dimainkan dengan menyalakan karbit sehingga menimbulkan dentuman seperti petasan.
 
4. Panjat Tebing
 
Tradisi ngabuburit panjat tebing banyak dilakukan masyarakat Madiun, Jawa Timur. Biasanya setiap sore, orang-orang dari berbagai komunitas melakukan panjat tebing untuk berlatih, sambil mengisi waktu menjelang berbuka puasa.
 
***

Editor: Andi Penowo

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah