Imlek Tahun 2022, Kelenteng tertua se Indonesia Tak Gelar Acara Kusus

- 31 Januari 2022, 10:10 WIB
Ketua Yayasan Kelenteng Tien Kok Sie, Sumantri Dana Waluya saat menerima kunjungan Gubernur Jatang, di kelenteng Tien Kok Sie yang disebut-sebuat tertua se Indonesia, Minggu 30 Januari 2022
Ketua Yayasan Kelenteng Tien Kok Sie, Sumantri Dana Waluya saat menerima kunjungan Gubernur Jatang, di kelenteng Tien Kok Sie yang disebut-sebuat tertua se Indonesia, Minggu 30 Januari 2022 /Humas Pemprov Jateng/

KARANGANYARNEWS –  Merayakan Imlek 2022 kelenteng tertua se Indonesia, Tien Kok Sie, kelenteng tertua di Indonesia yang berada di Kota Solo, tidak menggelar acara spesialis dan spektakuler.

Dikarenakan masi masa pandemi Covid-19, bahkan ada kecenderunggan beberapa daerah angka positifnya naik, perayaan Imlek di kelenteng yang berada di dekat Pasar Gedhe Solo ini, degelar secara sangat sederhana.

“Itu pun tetap kami selenggarakan dengan protokol kesehatan atau prokes sangat ketat,” terang Ketua Yayasan Kelenteng Tien Kok Sie, Sumantri Dana Waluya saat menerima kunjungan Gubernur Jatang, Minggu 30 Januari 2022.

Dalam acara Imlek yang akan berlangsung tanggal 01 Pebruari 2022, dia sebutkan tidak akan ada agenda spesialis di kelenteng Tien Kok Sie. Karena masih masa pandemic Covid-19, acara akan dilaksanakan sebagaimana tahun sebelumnya.

Teruntuk para pengunjung kelenteng Tin Kok Sie selama beberapa hari, dalam masa libur Imlek juga dibatasi. Dia sebutkan, hanya diperbolehkan antara 10 sampai 15 % yang diperbolehkan beribadah di kelenteng.

"Nanti kita juga ada penjaga di depan pintu masuk, memastikan pengunjung tidak masuk kalau di dalam sudah penuh," terangnys. Sumantri mengaku optimisi dan meyakini, pelaksanaan Imlek dapat dilaksanakan dengan prokes ketat.

Dalam acara yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan apresiasi dan ucap-an terima kasihnya kepada seluruh penelola kelenteng Tin Kok Sie.

Selain telah mempersiapkan acara imlek secara sempurna, terkait perencanaan pemberlakuan prokes ketat juga telah dilaksanakan secara benar, baik dan sesuai protapnya,

“Jumlah jamaahnya dibatasi dan diatur ketat. Tahun lalu, bahkan nggak ada perayaan. Imlek tahun ini  boleh dilaksanakan tapi terbatas,” kata Gamjar Pranowo saat berada di kelenteng Tin Kok Sie.

Halaman:

Editor: Kustawa Esye


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah