Film Siksa Neraka Dilarang Tayang di Malaysia dan Brunei Darussalam, Dianggap Hina Agama

- 12 Januari 2024, 13:05 WIB
Film horor thriller Indonesia Siksa Neraka dikabarkan dilarang tayang di Malaysia dan Brunei Darussalam karena dianggap menghina ajaran agama dan keyakinan masyarakat. (Dok. Instagram/@siksanerakamovie)
Film horor thriller Indonesia Siksa Neraka dikabarkan dilarang tayang di Malaysia dan Brunei Darussalam karena dianggap menghina ajaran agama dan keyakinan masyarakat. (Dok. Instagram/@siksanerakamovie) /

KARANGANYARNEWS - Film Siksa Neraka Dilarang Tayang di Malaysia dan Brunei Darussalam, Dianggap Hina Agama. Film horor thriller Indonesia 'Siksa Neraka' dikabarkan dilarang tayang di Malaysia dan Brunei Darussalam.

Larangan ini dikonfirmasi Antenna Entertainments melalui postingan yang membagikan poster Siksa Neraka dengan label 'banned'.

“Untuk yang sedang menunggu - Siksa Neraka dilarang di Malaysia dan Brunei,” bunyi keterangan distributor film Siksa Neraka, Antenna Entertainments melalui unggahan di akun Instagramnya, @antennaentertainments, tengah pekan ini.

Baca Juga: Langkah Registrasi SNPMB untuk SNBP 2024, Simak Alurnya di Sini

Sumber menyebutkan, film ini dinilai tidak pantas karena adegannya cukup intens dan brutal, menggambarkan suasana neraka sehingga menimbulkan reaksi dari masyarakat dan tokoh agama di kedua negara.

Para ulama dan tokoh agama di kedua negara juga mengkritik film Siksa Neraka karena dianggap menghina ajaran agama dan keyakinan masyarakat.

Terlepas dari kontroversi itu, Siksa Neraka diterima dengan baik di negara asalnya. Siksa Neraka menjadi salah satu film terlaris di Indonesia dengan lebih dari 2 juta penonton sejak tayang pada 14 Desember 2023.

Baca Juga: Bagi-bagi Voucher Internet di CFD Solo, Ganjar Dilaporkan ke Bawaslu

Siksa Neraka menceritakan kehidupan keluarga kecil religius dan harmonis, terdiri atas ayah (Ariyo Wahab), ibu (Astri Nurdin), serta anak-anak mereka: Saleh (Rizky Fachrel), Fajar (Kiesha Alvaro), Tyas (Ratu Sofya), dan Azizah (Nayla Purnama).

Halaman:

Editor: Andi Penowo

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah