Jokowi Sebut Pembangunan Paralympic Training Center di Karanganyar Berstandar Internasional

- 9 Maret 2024, 23:58 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri groundbreaking pembangunan Paralympic Training Center di Kelurahan Delingan Kabupaten Karanganyar, Jumat, 8 Maret 2024. Pembangunan pemusatan latihan ini disebut berstandar internasional. (Foto: Dok. Istimewa)
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri groundbreaking pembangunan Paralympic Training Center di Kelurahan Delingan Kabupaten Karanganyar, Jumat, 8 Maret 2024. Pembangunan pemusatan latihan ini disebut berstandar internasional. (Foto: Dok. Istimewa) /
KARANGANYARNEWS - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri groundbreaking alias peletakan batu pertama pembangunan Paralympic Training Center di Kelurahan Delingan Kabupaten Karanganyar, Jumat, 8 Maret 2024. Pembangunan pemusatan latihan ini disebut berstandar internasional.
 
Dimulainya pembangunan ditandai dengan Presiden Jokowi menekan sirine. Pusat pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan prestasi para atlet difabel Indonesia yang dipersiapkan ke ajang olahraga tingkat internasional.
 
Dalam sambutannya, kepala negara mengungkap pembangunan pemusatan latihan bagi atlet NPC Indonesia di lahan seluas delapan hektare. Pembangunan pemusatan latihan ini akan dilengkapi fasilitas olahraga dan asrama.
 
 
"Sarana olahraga ini dibangun dengan standar internasional bagi atlet penyandang disabilitas. Dana yang dikeluarkan untuk pembangunan ini senilai Rp409 miliar," ungkapnya.
 
Ditambahkan, adanya pemusatan latihan ini memberikan motivasi bagi para atlet yang akan dipersiapkan di tingkat internasional.
 
Apalagi ditambah lingkungan dan dilengkapi fasilitas lainnya akan membuat atlet betah dan fokus dalam mempersiapkan diri.
 
"Semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan mampu mencetak prestasi lebih baik," harapnya.
 
 
Sementara, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyebutkan pembangunan training center sebagai hadiah bagi prestasi atlet NPC yang berkiprah di tingkat internasional.
 
Pemusatan latihan ini akan menjadi kebanggaan tersendiri karena baru ada di Korea dan Indonesia.
 
"Ini salah satu momen bersejarah karena baru Korea dan Indonesia. Ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas prestasi teman-teman NPC Indonesia," sebutnya.
 
Sebelum melakukan groundbreaking Paralympic Training Center, Jokowi bersama rombongan, di antaranya menteri PUPR, menpora dan panglima TNI singgah ke Masjid Agung Madaniyah Karanganyar menjalankan ibadah salat Jumat. 
 
Seusai beribadah, presiden menyapa warga yang telah menunggu di luar masjid dan membagikan kaus serta buku ke warga. ***

Editor: Andi Penowo


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x