Menengok Kampung Gitar Baki Sukoharjo, Gaungnya Sampai Eropa

- 24 April 2024, 13:05 WIB
Menengok Kampung Gitar Baki Sukoharjo, gaungnya sampai Eropa. Hampir 90 persen warga di kampung ini menggantungkan hidupnya dengan membuat gitar. (Foto: Dok. Istimewa/Fredy)
Menengok Kampung Gitar Baki Sukoharjo, gaungnya sampai Eropa. Hampir 90 persen warga di kampung ini menggantungkan hidupnya dengan membuat gitar. (Foto: Dok. Istimewa/Fredy) /

KARANGANYARNEWS - Menengok Kampung Gitar Baki Sukoharjo, Gaungnya Sampai Eropa. Sudah ada sejak 1975, hampir 90 persen warga yang tinggal di kampung gitar, Baki, Kabupaten Sukoharjo bermata pencaharian dan menggantungkan hidupnya dengan membuat gitar.

Bertahannya kampung ini menjadi wisata dan sentra gitar berawal dari pemberdayaan masyarakat yang selalu mengedepankan kearifan lokal.

Bahkan, kabarnya kemampuan membuat alat musik gitar sudah dimiliki warga secara turun temurun.

Baca Juga: Gibran Siap Rampungkan Tugasnya sebagai Wali Kota Solo hingga Habis Masa Jabatan

Kendati begitu, membuat gitar membutuhkan keahlian khusus dan ketelatenan agar menghasilkan alat musik yang mulus dan nyaman dimainkan.

Selepas Lebaran tahun ini, penjualan alat musik gitar meningkat cukup signifikan. Hal ini dikatakan salah satu perajin gitar di Baki Sukoharjo, Ahmad.

Kampung Gitar Baki Sukoharjo, gaungnya sampai Eropa. Hampir 90 persen warga di kampung ini menggantungkan hidup dengan membuat gitar. (Foto: Dok. Istimewa/Fredy)
Kampung Gitar Baki Sukoharjo, gaungnya sampai Eropa. Hampir 90 persen warga di kampung ini menggantungkan hidup dengan membuat gitar. (Foto: Dok. Istimewa/Fredy)

Tingginya penjualan ini tdak lepas dari sistem penjualan secara offline maupun online diterapkan perajin gitar.

Menurut Ahmad, sistem penjualan online lebih efisien dalam menjangkau pelanggan.

Halaman:

Editor: Andi Penowo


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah