Teks Narasi dan 9 Doa Acara Halal Bihalal: Lafadz Arab dan Terjemahannya

- 17 April 2024, 16:05 WIB
Teks narasi dan 9 doa teruntuk acara halal bihalal, lafadz Bahas Arab dilengkapi terjemahannya Bahasa Indonesia
Teks narasi dan 9 doa teruntuk acara halal bihalal, lafadz Bahas Arab dilengkapi terjemahannya Bahasa Indonesia /elements.envato

KARANGANYARNEWS - Halal bihalal, memang bukan syariat peribadatan manusia dengan Allah Yang Maha Pencipta atau hablumnallah. Namun demikian, tradisi setelah Idul Fitri ini sarat tuntunan nilai-nilai kemaslahatan. Berikut teks narasi dan 9 doa teruntuk acara halal bihalal.

Meskipun mengandung unsur bahasa Arab, kata halal bihalal sebenarnya tidak ditemukan dalam kamus Bahasa Arab. Baik kamus Bahasa Arab klasik maupun modern.

Halal bihalal, merupakan penyebutan khusus terhadap sebuah tradisi yang hanya berkembang dalam masyarakat muslim di Indonesia. Halal bihalal, dimaknai menguraikan kekusutan tali persaudaraan.

 Baca Juga: Ketupat Lebaran Syawal: Akulturasi Budaya Humanis Hindu Budha dan Islam

Kata halal bihalal dapat disasarkan pada asal bahasa, halla-yahallu-hallan yang bermakna terurai atau terlepas. Halal bihalal dijadikan media teruntuk mengembalikan kekusutan hubungan persaudaraan dengan saling meminta dan memberi maaf setelah Hari Raya Idul Fitri.

Selama setahun sebelum Idul Fitri, di tengah-tengah hubungan kemslahatan kita terjadi kesalahpahaman atau kesalahan lain yang disengaja maupun tidak. moment halal bihalal inilah yang dianggap waktu paling tepat  untuk saling meminta maaf dan memaafkan.

 

Narasi Pembacaan Doa Halal Bihalal

Acara halal bihalal biasanya melibatkan berbagai kelompok atau komunitas masyarakat.  Baik sanak saudara dalam keluarga, warga masyarakat setingkat RT, RW, mitra kerja satu kantor dan lainnya.

 Baca Juga: Falsafah Filosofi Reliqius Ketupat Lebaran, dalam Budaya Jawa

Halaman:

Editor: Kustawa Esye


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah