Sadis! Rusia Hancurkan Antonov AN-225, Pesawat Terbesar di Dunia Milik Ukraina

- 28 Februari 2022, 21:01 WIB
Pesawat terbesar di dunia, Antonov AN-225 telah dihancurkan Rusia dalam sebuah serangan militer. Hal itu diungkapkan pihak berwenang Ukraina, Minggu, 27 Februari 2022. (Foto: Twitter/Dmytro Kuleba)
Pesawat terbesar di dunia, Antonov AN-225 telah dihancurkan Rusia dalam sebuah serangan militer. Hal itu diungkapkan pihak berwenang Ukraina, Minggu, 27 Februari 2022. (Foto: Twitter/Dmytro Kuleba) /

KARANGANYARNEWS - Pesawat terbesar di dunia, Antonov AN-225 telah dihancurkan Rusia dalam sebuah serangan militer. Hal itu diungkapkan pihak berwenang Ukraina, Minggu, 27 Februari 2022.

"Ini adalah pesawat terbesar di dunia, AN-225 'Mriya' ('Mimpi' dalam bahasa Ukraina)," kata Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba dalam sebuah pernyataan di Twitter.

“Rusia mungkin telah menghancurkan ‘Mriya’ kami, tapi mereka tidak akan pernah bisa menghancurkan impian kita tentang negara Eropa yang kuat, bebas, dan demokratis. Kami akan menang!” imbuhnya.

Baca Juga: Mulai 14 Maret, Turis Masuk Bali Tak Perlu Karantina

Rusia menginvasi Ukraina setelah Presiden Vladimir Putin merilis pengumuman resmi tentang perang pada 24 Februari, menyebutnya sebagai “operasi militer khusus”.

Saat invasi besar-besaran pasukan Rusia, ribuan warga sipil terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Rudal-rudal Rusia menghantam Ukraina, termasuk di sekitar ibu kota, Kyiv.

Melansir Independent, Senin, 28 Februari 2022, perusahaan Ukraina Ukroboronprom yang mengelola perusahaan Antonov, mengatakan dalam sebuah pernyataan mereka akan memastikan "agresor" Rusia membayar atas kerusakan pesawat.

“Penjajah Rusia menghancurkan pesawat induk penerbangan Ukraina, AN-225 'Mriya' yang legendaris. Insiden ini terjadi di lapangan terbang Antonov di Gostomel dekat Kyiv, tempat pesawat itu berada,” bunyi pernyataan itu.

Baca Juga: Kabar Duka! Politisi dan Pengusaha Arifin Panigoro Meninggal Dunia di AS

“Membutuhkan biaya lebih dari 3 miliar USD untuk merestorasi pesawat, restorasi akan memakan waktu.

"Ukraina akan melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa negara agresor membayar atas kejadian ini."

Associated Press melaporkan, pasukan Rusia pada Jumat, 25 Februari, telah menguasai bandara di Gostomel yang menampung AN-225 di luar Kyiv.

Menurut gambar satelit yang dirilis perusahaan berbasis di AS Maxar Technologies, bandara tampak mengalami kerusakan parah.

Dalam pernyataan lain, Ukroboronprom mengatakan: "Menurut direktur Antonov Airlines, salah satu mesin dibongkar untuk perbaikan dan pesawat tidak dapat lepas landas hari itu, meskipun perintah yang sesuai diberikan."

Baca Juga: Kronologi Lengkap Kasus Nurhayati, Jadi Tersangka Usai Laporkan Korupsi, Lalu ‘Dibebaskan’  

“Saat ini tidak mungkin untuk menilai kondisi pesawat, termasuk kemungkinan serta biaya pemulihannya karena kurangnya akses ke pesawat. Hal itu karena kendali atas bandara diambil oleh penjajah Rusia.”

Perusahaan Antonov belum merilis pernyataan lebih lanjut tentang status pesawat sampai dilakukan pemeriksaan oleh para ahli.

Dalam sebuah tweet, pihak perusahaan mengatakan: “Saat ini, hingga AN-225 diperiksa oleh para ahli, kami tidak dapat melaporkan kondisi teknis pesawat.”

Klaim pemerintah Ukraina mengenai kerusakan pesawat Antonov AN-225 memang belum diverifikasi secara independen.

Baca Juga: Dibalik Viral Tugu Jati Bedug, Inilah Sederet Kisah Misterinya

AN-225 yang berasal dari era Soviet telah beroperasi selama lebih dari 30 tahun dan pernah digunakan untuk mengangkut bantuan kemanusiaan ke negara lain.

Pesawat ini digunakan untuk mengirimkan bantuan setelah gempa Haiti 2010 dan telah mengirim bahan bantuan ke Republik Dominika.

Antonov AN-225 juga telah digunakan untuk mengangkut pasokan medis selama pandemi Covid-19. ***

Editor: Andi Penowo

Sumber: Independent


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x