Wanita Istihadhah Tetap Diwajibkan Puasa Ramadhan: Catat, Inilah Perbedaannya dengan Haid

- 1 April 2024, 04:05 WIB
Muslimat wajib tahu, beda haid dengan istihadhah dan jawaban, kenapa wanita istihadad tetap diwajibkan puasa ramadhan
Muslimat wajib tahu, beda haid dengan istihadhah dan jawaban, kenapa wanita istihadad tetap diwajibkan puasa ramadhan /pixabay/Endho

KARANGANYARNEWS – Muslimat wajib tahu, inilah jawaban dan dalilnya, kenapa wanita istihadhah atau keluar darah di luar rutinitas siklus haid atau menstruasi dan di luar waktu nifas tetap diwajibkan ibadah Pusa Ramadhan?

Beda haid, lain juga Istihadhah. Dalam syariat Islam wanita yang menstruasi tidak diperbolhkan menjalankan shalat fardlu, shalat sunah, Puasa Ramadhan dan puasa sunnah.

Sedangkan wanita istihadhah atau atau keluar darah di luar rutinitas siklus haid atau menstruasi dan di luar waktu nifas tetap diwajibkan menjalankan ibadah fardlu, termasuk Shalat fardlu dan Puasa Ramadhan.

 Baca Juga: Wanita Istihadhah, Wajibkah Menjalankan Puasa Ramadhan?

Secara medis, dijelaskan darah yang keluar saat wanita istihadhah, disebabkan karena penyakit, bukan darah dari rahim sebagaimana saat wanita yang bersangkutan haid atau nifas.

Darah yang keluar di luar jadwal rutinitas siklus haid dan atau nifas, disebabkan karena adanya urat yang pecah atau putus dan kalau keluar langsung mengental. Sifatnya, hampir mirip dengan darah yang keluar saat tubuh terluka. Karena itulah, wanita istihadhah tetap diwajibkan shalat fardlu dan puasa Ramadhan.

Dilansir KaranganyarNews.com dari portal dalamislam.com, berikut tanda-tanda wanita istihadhah dan perbedaannya dengan yang sering disebut menstruasi atau datang bulan:

 

  1. Jelas Masa Haidnya

Salah satu tanda wanita istihadad, disebutkan muslimat yang bersangkutan  memiliki siklus massa haid yang jelas atau secara rutinitas, sebelum mengalami istihadhah.

Halaman:

Editor: Kustawa Esye


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah