Dugaan Penganiayaan Relawan Ganjar-Mahfud, Ketua PDIP Boyolali Angkat Bicara

- 2 Januari 2024, 15:06 WIB
Dugaan kasus penganiayaan relawan Ganjar-Mahfud menjadi sorotan publik. Ketua DPC PDIP Boyolali Susetya Kusuma Dwi Hartanta ikut angkat bicara. (Foto ilustrasi: Pixabay/Pavlofox)
Dugaan kasus penganiayaan relawan Ganjar-Mahfud menjadi sorotan publik. Ketua DPC PDIP Boyolali Susetya Kusuma Dwi Hartanta ikut angkat bicara. (Foto ilustrasi: Pixabay/Pavlofox) /

KARANGANYARNEWS - Dugaan kasus penganiayaan relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Sabtu, 30 Desember 2023 menjadi sorotan publik. Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Boyolali Jawa Tengah Susetya Kusuma Dwi Hartanta pun ikut angkat bicara.

Ia bilang, ada enam relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengalami luka berat dan luka ringan.

Dua orang kini menjalani rawat inap di rumah sakit dan empat orang lainnya rawat jalan.

Baca Juga: Viral Relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali Diduga Dianiaya Oknum Aparat

“Mereka relawan kami yang melintas di depan markas Batalyon Infanteri Raider 408/SBH Kompi Senapan B Boyolali mendapat amukan oknum TNI. Dua orang luka pada bagian kepala dan kini dirawat inap, sedangkan empat orang lainnya rawat jalan,” katanya, Minggu, 31 Desember 2023.

Kasus dugaan penganiayaan terhadap relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD oleh oknum TNI di Boyolali terus bergulir. Pihak keluarga korban pun meminta kasus ini diproses hukum hingga tuntas.

Perwakilan keluarga korban penganiayaan, Dwi Ratno berharap ada penegakan hukum atas kasus ini.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Luncurkan KTP Sakti di Boyolali

“Kalau saya yang penting sekarang ada hukum, yang penting tegak hukum dan diproses hukum sampai tuntas. Tidak ada kata maaf dan tidak ada kata damai,” ucapnya, saat akan mengembalikan bingkisan dari Yonif 408/Suhbrastha untuk korban.

Halaman:

Editor: Andi Penowo


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah