Penyejuk Memanasnya Suhu Politik Pascapemilu 2024, Parade Puisi Kebangsaan Satupena

- 23 Februari 2024, 08:05 WIB
Penyair Maya Diana Kusuma Dewi membacakan puisi karya Mustofa Bisri pada Parade Baca Puisi Kebangsaan di Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah
Penyair Maya Diana Kusuma Dewi membacakan puisi karya Mustofa Bisri pada Parade Baca Puisi Kebangsaan di Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah /Foto: Dok. Satupena Jawa Tengah/

KARANGANYARNEWS - Puluhan penyair anggota Satupena Jawa Tengah secara bergiliran membaca puisi kebangsaan di tengah suasana Book Fair 2024, diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Tengah.

Kamis, 22 Februari 2024 sore kemarin, puisi-puisi bertema kebangsaan menggema di Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Jalan Sriwijaya 29A, Semarang.

Mereka yang tampil membaca puisi antara lain Gunoto Saparie, Siti Fatimah, Yusri Yusuf, Driya Widiana MS, Marleeno Monas, Maya Diana Kusuma Dewi, Merry Naufa Wahyu Werdaningsih, Octa Un, Tirta Nursari, Wati Dirsan, dan Dian.

 Baca Juga: Sikapi Pertikaian Beda Pilihan Pemilu 2024, Satupena Jawa Tengah Gelar Parade Baca Puisi Kebangsaan

Puisi-puisi bertema kebangsaan mereka, antara lain menyampaikan pentingnya persatuan dan kesatuan, menghargai dan menghormati perbedaan pandangan politik pascapemilu 2024. 

Ketua Umum Satupena Jawa Tengah, Gunoto Saparie mengemukakan, setelah suhu politik memanas dalam Pemilu 2024 yang diwarnai pertikaian serta perdebatan sengit, puisi-puisi kebangsaan menjadi alternatif sebagai penyejuk.

 

Sinergitas Komunitas Literasi

Puisi-puisi kebangsaan, diharapkan menyadarkan kita tentang pentingnya menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika.

 Baca Juga: Jurus Dewa Penulis Pemula Ala Duta Baca Indonesia, Gol A Gong

Halaman:

Editor: Kustawa Esye


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah