Jelang Idul Adha, 3 Jalur Pendakian Gunung Merbabu Dibuka 100 Prosen

- 30 Juni 2022, 23:58 WIB
Kendati tiga jalur pendakian Gunung Merbabu lainnya dibuka 100 prosen, jalur pendakian Selo masih tetap dibatasi
Kendati tiga jalur pendakian Gunung Merbabu lainnya dibuka 100 prosen, jalur pendakian Selo masih tetap dibatasi /Dok SMSolo/

KARANGANYARNEWS – Menjelang Idul Adha 2022, tiga jalur pendakian Gunung Merbabu dibuka 100 persen. Namun demikian, jalur pendakian dari Kecamatan Selo masih tetap dibatasi.

Tiga jalur pendakian Gunung Merbabu yang dibuka 100 prosen ini, masing-masing jalur pendakian Thekelan di Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Dua jalur pendakian Gunung Merbabu lainnya yang juga akan dibuka 100 prosen, berada di wilayah Kabupaten Magelang. Masing-masing, jalur pendakian Suwanting dan Wekas.

Baca Juga: Bukit Sanjaya Selo, Paduan Pesona Etnik Berlatar Eksotiknya Merbabu Merapi

“Mulai tanggal 01 Juli 2022  ketiga jalur tadi sudah bisa menerima pendaki 100  prorsen dari daya dukung jalurnya,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Junita Parjanti Kamis 30 Juni 2022.

Ditambahkan, khusus jalur pendakian Gunung Merbabu Selo, berada di wilayah Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, masih dibatasi kapasitas pendakinya, kuota yang diberbolehkan hanya 50 persen dari keselurah kuota yang ditentukan.

Ditanya pertimbangannya masih membatasi pendaki Gunung Merbabu melalui jalur Selo, Junita menjelaskan karena BTNGMB masih melakukan perbaikan sistem booking online.

Baca Juga: Misteri Gadis Berkaos Merah di Gunung Merbabu

“Cuaca ekstrim hujan deras dan suhu udara rendah yang terjadi belakangan ini, juga menjadi perhatian BTNGMb,” terangnya.

Dikatakan, daya dukung jalur Selo paling besar diantara jalur pendakian. Total kuota jalue Selo, menurutnya mencapai 578 pendaki. Dari keseluruhan kuota tadi, maksimal yang diperbolehkan hanya 289 pendaki.

“Jalur pendakian Gunung Merbabu lewat Selo paling banyak, potensi terjadinya kecelakaan juga lebih tinggi. Baik hipotermia, terkilir atau penyakit bawaan bagi pendaki,” terang Junita.

Baca Juga: Puluhan Petani Merbabu-Merapi Gelar Aksi Jual Wortel Bayar Seikhlasnya, Ternyata Ini Alasannya

Ekstrimnya cuaca saat ini, menurutnya juga perlu diwaspadai pendaki. Apabila kondisi fisik tidak memungkinkan, jangan dipaksakan melakukan pendakian ke Gunung Merbabu.

“Tolong, persiapkan diri sebaik mungkin. Fisik, mental dan perbekalan yang cukup, agar pendakian anda lancar. Termasuk membawa peralatan teruntuk menghadapi cuaca ekstrem,” saran dia menambahkan. ***

Editor: Kustawa Esye


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x