Tanggapi Laporan KPK, Gibran; Nek Salah Tangkep Wae Detik Iki

- 12 Januari 2022, 07:35 WIB
Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, dua putra presiden Jokowi yang diloporkan ke KPK terkait dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)
Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, dua putra presiden Jokowi yang diloporkan ke KPK terkait dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) /YouTube Mata Najwa/

KARANGANYARNEWS – Gibran, putra mahkota Presiden Jokowi yang dilaporkan ke KPK, mempersilahkan pelapor maupun penyidik KPK membuktikan kesalahaan dirinya.

"Nek salah yo detik iki ditangkep wae ora apa-apa (kalau salah ya detik ini ditangkap saja tidak apa-apa),” tegas dia kepada awak media di Balai Kota Solo, Selasa 11 Januari 2022.

Dijelaskan juga, dirinya juga sudah ketemu dan membicarakan hal ini dengan Kaesang Pangarep, adik kandung dia yang juga dilaporkan Ubedilah Badrun ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga: Inilah Rekam Jejak Gibran dan Kaesang, Dua Putra Jokowi yang Dilaporkan KPK

Namun demikian, putra sulung Presiden Jokowi yang juga Wali Kota Solo ini, tidak mau menjelaskan lebih rinci pembicaraan tersebut.  

Gibran Rakabuming Raka, justru untuk kesekian kalinya menandaskan kesiapannya  dipanggil dan diperiksa KPK. Selain itu, dia juga mempersilakan pelapor dan KPK membuktikan kesalahannya.

"Dibuktikan sik, nek aku salah cekelen (kalau aku salah silakan ditangkap). Penak tho (enak kan). Dibuktikan dhisik aku salah apa ora (dibuktikan dulu aku salah atau tidak)."

Baca Juga: Borobudur Edupark, Menguak Misteri Mahakarya Keajaiban Dunia

Menjawab pertanyaan terkait kemungkinan melaporkan balik kepada Ubedilah Badrun, dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang melaporkan dirinya maupun adik kandungnya ke KPK, Gibran menjawab datar.

"Lha ngapa laporan balik? (kenapa harus dilaporkan balik?) Itu kan saya udah dilaporkan," terang dia.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Senin 10 Januari 2022 putra sulung dan pura bungsu Presiden Jokowi dilaporkan Ubedilah Badrun ke KPK.

Baca Juga: Pedangdut Seksi Velline Chu Ditangkap Polisi Karena Nyabu, Ini Profilnya

"Laporan dugaan Tipikor dan atau TPPU berkaitan dugaan KKN relasi bisnis anak Presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan," jelas Ubedilah kepada awak media di Jakarta.

Merespons adanya laporan terhadap Gibran dan Kaesang, Ali Fikri Plt. Juru Bicara KPK  menyampaikan apresiasinya terhadap para pihak yang terus gigih mengambil peran dalam upaya pemberantasan korupsi. 

“KPK akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Tentu dengan lebih dahulu melakukan verifikasi dan telaah terhadap data laporan ini,” kata dia dalam keterangannya kepada pers.

Baca Juga: Primbon Jawa: Weton Rabu Pon, Pilih Salah Satu, Inilah 5 Jodoh Pinastimu

Verifikasi, menurutnya untuk menghasilkan rekomendasi, apakah aduan tersebut layak untuk ditindaklanjuti dengan proses telaah atau diarsipkan.

Dijelaskan, proses verifikasi dan telaah penting sebagai pintu awal apakah pokok aduan tersebut sesuai undang-undang yang berlaku, termasuk ranah tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK atau tidak.

Selain itu, KPK juga secara proaktif akan menelusuri dan melakukan pengumpulan berbagai keterangan dan informasi tambahan untuk melengkapi aduan yang dilaporkan.

Baca Juga: Ciee.. Mentan Syahrul Gandeng Tangan Bupati Klaten Sri Mulyani, Ada Apa Nih?

“Jika aduan tadi menjadi kewenangan KPK  tentu akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya. Menurut Ali Fikri, pengaduan masyarakat menjadi salah satu simpul kolaborasi KPK dengan publik dalam upaya pemberantasan korupsi. ***

Editor: Kustawa Esye


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah