2 Petugas KPPS di Klaten Meninggal Dunia, Ini Penyebabnya

- 16 Februari 2024, 14:05 WIB
Almarhum Joko Basuki, 55 tahun , anggota KPPS TPS 011 Desa Tegalrejo, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten
Almarhum Joko Basuki, 55 tahun , anggota KPPS TPS 011 Desa Tegalrejo, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten /Foto: Dok. KPU Klaten/

KARANGANYARNEWS - Dua petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Klaten, Joko Basuki dan Dewi Indriyani Koesnadi meninggal dunia setelah pemungutan suara atau coblosan Pemilu 2024.

Dewi Indriyani Koesnadi, 43 tahun, warga Dukuh Bendungan, Desa Karanturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, bertugas di TPS 04, Desa Karangturi di meja pendaftaran pemilih yang akan menggunakan hak suara.

Ketua PPK Gantiwarno, Iwan Subandi Budianto, menjelaskan awal Dewi bertugas di TPS 04 pada Rabu pagi.

 Baca Juga: Pemilu 2024, TPS 032 di Kartosura Terancam Pemungutan Suara Ulang

“Sekitar pukul 09.30 WIB, kami mendapatkan kabar ada kejadian di TPS 04 Desa Karangturi. Saat itu masih dalam masa pemungutan suara. Dia menyatakan dalam kondisi lemas,” kata Iwan saat ditemui di rumah duka, Kamis 15 Februari 2024.

Dewi kemudian dibawa ke puskesmas dan dirujuk ke rumah sakit. Hingga pada Kamis sekitar pukul 01.30 WIB, Dewi dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

 

Guru Honorer

Iwan menjelaskan saat proses pendaftaran Dewi sebenarnya sudah lolos skrining kesehatan. Dalam perjalanannya, Dewi sempat menjalani rawat inap di rumah sakit. Sekitar empat hari menjelang Pemilu, Dewi pulang dari rumah sakit.

 Baca Juga: Prabowo Gibran Raih 50,8 Persen di Kota Solo: Inilah Hasil Real Count Bawaslu

Halaman:

Editor: Kustawa Esye


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah